Home / Artikel / Dr. Rahmad Kurniawan: Lockdown efektif menghambat ±28% kasus baru positif Covid-19.

Dr. Rahmad Kurniawan: Lockdown efektif menghambat ±28% kasus baru positif Covid-19.

Dr. Rahmad Kurniawan atau yang lebih dikenal dengan DR. RK, seorang pakar Data Mining dan Machine Learning dari UIN SUSKA Riau, baru-baru ini mem-posting di halaman Facebook-nya tentang keefektifan Lockdown dalam menekan laju perkembangan Covid 19 di Indonesia. Berikut salinan teks dari postingan Dr. RK.

Riset ini merupakan suatu simulasi yang terinspirasi dari hasil riset MIER Malaysia tentang evaluasi dampak 2020 Malaysia Movement Control Order (MCO) dalam menekan penyebaran Covid-19.

Maka saya membuat sebuah simulasi (selama 7 hari yaitu 25 Maret – 31 Maret 2020) yang di dalamnya ada teknik Machine Learning berupa forecasting menggunakan algoritma Linear Regression. Sengaja menggunakan algoritma ini untuk melihat signifikan bentuk grafiknya.

Hasil ini memang terlalu dini dan terlepas dari tidak optimalnya Covid-19 test yang dilakukan, tetapi bisa menjadi motivasi kita bahwa Social Distancing/Physical Distancing, meliburkan sekolah, kampus, Work From Home dan aktivitas lainnya bahkan ada yang menerapkan LockDown di beberapa daerah adalah efektif menghambat ±596 atau ±28% kasus baru positif Covid-19.

Oleh karena itu mari kita ikuti anjuran pemerintah untuk tetap di rumah demi menghambat penyebaran Wabah Covid-19 ini. Bayangkan jika semua dari kita komit terhadap anjuran ini, maka mungkin saja InsyaAllah wabah ini hilang di Indonesia dalam waktu yang cepat.

Wallahu A’lam Bisshowab

Sumber: https://www.facebook.com/347714152515860/posts/548955389058401/

Tentang Inggih Permana

Cek Juga

PeduliLindungi, Aplikasi Membantu mecak Penyebaran Covid-19

Salah satu kesulitan melacak jaringan kontak penderita positif dengan orang lain adalah melacak siapa saja …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *